Untuk memastikan setiap aduan masyarakat di media sosial ditangani dengan cepat dan tepat, Mantan Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Jawa Timur 6, Hanafi, kembali turun langsung ke lapangan. Kunjungan ini bukan pertama kalinya, Hanafi memang dikenal aktif menjangkau berbagai daerah di Madura untuk memantau kondisi penerima bantuan. Pada kesempatan kali ini, ia menyempatkan diri bertemu dengan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, pada Selasa (18/11/2025).
Hanafi menjelaskan bahwa kunjungan ini dilakukan karena banyaknya laporan dari KPM terkait proses pencairan bantuan.
“Banyak aduan dari KPM PKH soal pencairan bantuan. Karena itu kami datang langsung untuk bertemu, mendengar keluhan, sekaligus memberikan penjelasan terkait bansos PKH,” ungkapnya.
Selain melakukan dialog, Hanafi juga memastikan bahwa penyaluran bantuan memenuhi prinsip 3T:Tepat jumlah,Tepat sasaran, danTepat administrasi.
Ia menegaskan bahwa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik KPM harus dikuasai sendiri oleh penerima, bukan pihak lain.
“Monitoring kali ini untuk memastikan penerima bansos benar-benar tepat sasaran dan KKS dipegang langsung oleh penerimanya,” tegas Hanafi.
Hanafi berharap bantuan sosial ini dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan keluarga penerima manfaat.
“Semoga bantuan ini menjadi stimulus agar kesejahteraan para KPM semakin baik,” tutupnya.(man)





